Sabtu, 05 Mei 2012

Putri Brawijaya Juara
 ILUSTRASI
JAKARTA - Tim basket putri Universitas Bawijaya Malang tampil sebagai juara pada grand final kompetisi LA Lights Campus League 2012.
Di final, Sabtu (5/4/2012) di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Brodjonegoro, Universitas Brawijaya memupus impian tim Jawa Timur lainnya, Universitas Surabaya 38-36.
Walau Universitas Surabaya memiliki Mega Wijaya yang mencetak skor terbanyak yakni 20 poin, upaya Mega tidak cukup untuk mengangkat keunggulan timnya.
Padahal, sejak kuarter pertama hingga ketiga, Universitas Brawijaya selalu tertinggal. Mereka defisit hingga 8 poin, mulai dari 4-11, 10-18, hingga 22-26.
Baru di kuarter terakhir tim Universitas Brawijaya merajalela dan giat menambah poin. Sebaliknya, tim Universitas Surabaya kelelahan, sehingga tidak kuasa mempertahankan keunggulan dan menyerah 36-38.
"Pemain kami kecapekan. Dua bulan terakhir, stamina mereka turun," kata Pelatih tim Universitas Surabaya, Wellyanto Pribadi.

Jumat, 04 Mei 2012

Jakarta Pertamina Taklukkan Juara Bertahan
 
Voli Proliga 
MALANG - Juara bertahan Bank Sumsel Babel takluk atas tim pendatang baru, Jakarta Pertamina, dengan skor 0-3 dalam laga perempat final BSI Proliga 2012 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (4/5/2012) malam.
Pertamina membuktikan diri bahwa meski berstatus pendatang baru, ternyata mereka tak bisa dianggap remeh. Terbukti, mereka berhasil meraih kemenangan tiga set langsung 25-20, 25-23, 25-22.
Dalam jumpa pers usai pertandingan, Sucipto, Asisten Pelatih Pertamina mengatakan, mereka beruntung bisa menang karena kekuatan tim berimbang. "Kekuatannya sebenarnya sama. Hanya Pertamina dapat keberuntungan saja," katanya.
Sementara itu, menurut kapten Pertamina, Didik Irwadi, tim harus tambah semangat. "Untuk menghadapi tim berikutnya, kami harus lebih semangat lagi. Tak ada saling menyalahkan. Harus saling mengerti antarpemain," katanya.
Duel ini juga menjadi reuni Mashudi, pelatih baru Bank Sumsel Babel. Pasalnya, dia sempat membesut Pertamina sebelum berlabuh di tim baru tersebut, dan untuk turnamen ini pun, nama Mashudi masih tercatat sebagai pelatih Pertamina. Mashudi berharap, Pertamina ikhlas melepas dirinya menjadi pelatih Bank Sumsel.
"Saya berharap pertamina tidak ngandoli saya lagi. Saya sudah mundur karena kondisi sakit saat itu. Setelah saya sembuh, tidak ada salahnya kalau saya pindah," ujar Mashudi yang mengakui, Pertamina memang lebih siap dari tim Bank Sumsel.
Namun, saat mengungkapkan agar Pertamina tidak menggandoli dirinya jadi pelatih, Mashudi juga mempertegas kondisinya ketika masih di Pertamina. Selain alasan sakit, Mashudi mengaku mundur dari Pertamina karena gajinya dikurangi.
"Gajian pertama tak ada masalah. Setelah itu dikurangi semua. Jadi sah saja kalau saya mundur. Saya tidak mau buka aib terlalu banyak," katanya.
Saat Mashudi menyampaikan semua persoalannya dengan Pertamina, sontak Sucipto dan Didik terlihat emosi. Akhirnya terjadi cekcok, saling menyalahkan antara Didik dan Mashudi. Karena cekcok semakin memanas, Didik dan Sucipto tak mau mendengar "curhat" Mashudi di depan para wartawan.
Tak lama setelah Didik dan Sucipto keluar dari ruang jumpa pers, muncul di ruang jumpa pers manajer tim putri Jakarta TNI AU Kolonel Nelson Noak. Nelson meminta agar Mashudi tetap melanjutkan "curhat"-nya kepada awak media. Ketika itu, cekcok malah semakin memanas. Bahkan nyaris ricuh.
"Saya ingin mendengarkan pengakuan pak Mashudi ke media. Karena tim di Pertamina ada banyak pemain dari TNI AU. Saya tak mau nama TNI AU dijelek-jelekkan," kata Kolonel Nelson saat itu.
Untungnya kejadian cekcok tersebut, bisa diselesaikan oleh pihak panitia Proliga, hingga tak sampai terjadi kericuhan saling pukul.

Kamis, 03 Mei 2012

Semarang Bank Jateng Siap Balas Dendam atas Jakarta BNI 46
 Saat jumpa pers jelang laga Proliga 2012, yang akan digelar di GOR Ken Arok Kota Malang, Jawa Timur,
MALANG - Tim putra Semarang Bank Jateng optimistis bisa membalas kekalahannya atas tim Jakarta BNI 46 pada laga perdana babak final four BSI Proliga 2012, yang akan diselenggarakan pada Jumat (4/5/2012) malam, di GOR Ken Arok Kota Malang, Jawa Timur. Rasa itu disampaikan Ketua Harian Semarang Bank Jateng, Windoyo dalam press conference di Hotel Santika, Kota Malang, Kamis (3/5/2012).
"Tim kami saat ini sudah siap bertarung dan siap untuk memenangkan pertandingan. Tim kami sudah memiliki persipan lebih dari cukup. Terutama saat akan menghadapi Jakarta BNI 46," katanya.
Namun, beber Windoyo, pihaknya tak berniat meremehkan tim lawan. "Kami hanya siap balas dendam atas dua kali kekalahkan kami dari Jakarat BNI 46," tegas Windoyo.
Tim asuhan pelatih Rohadi Mulyo itu, memang dua kali ditaklukkan tim asuhan Eduardo pada putaran pertama di GOR Pekanbaru Riau pada 25 Februari lalu, dengan angka ketat 1-3 (20-25, 26-28, 25-18, 23-25) dan 0-3 (15-25, 15-25, 16-25).
"Dua kekalahkan anak-anak waktu itu, hanya karena persoalan anti klimaks, terutama saat bertanding di Gresik, karena tim sudah dipastikan raih satu tiket ke final four," katanya.
Persiapan Semarang Bank Jateng, katanya, sudah cukup matang untuk kalahkan Jakarta BNI 46. "Anak-anak selama seminggu khusus menghadapi final four digembleng latihan ala militer di Kodam IV/Diponegoro," aku Windoyo.
Sementara itu, Asisten Pelatih Jakarta BNI 46, Imam Agus Faisal, justru merendah. Ia memposisikan timnya sebagai kekuatan underdog. "Dari empat tim putra di babak final four, Semarang Bank Jateng adalah tim yang memiliki perfoma unik dan cerdik," akunya.
Menurutnya, kemenangan mudah di Gresik 3-0, diyakini bukan kekuatan Semarang Bank Jateng yang sesungguhnya. "Saat ini, persiapan kami hanya membenahi mental anak-anak agar tak cepat puas diri," ujarnya.
Menghadapi lawan pertama Semarang Bank Jateng katanya, timnya akan maksimal sebagai tim underdog. "Kita lihat saja nanti di lapangan," katanya singkat.
Babak Final Four Proliga 2012 yang akan mulai dihelat di venues berkapasitas maskimal 10.000 tempat duduk itu, diikuti empat tim putra, yaitu juara bertahan Palembang Bank Sumsel Babel, peringkat pertama seluruh rangkaian babak challenge round putaran pertama dan kedua Jakarta BNI 46, dan Jakarta Pertamina, serta Semarang Bank Jateng. Sedangkan pada sektor putri diikuti Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta TNI AU, juara bertahan Jakarta Electric PLN, dan Bontang LNG Badak.
"Untuk laga final four pertama di GOR Ken Arok kota Malang ini, kami optimistis akan mampu menarik animo tinggi masyarakat Malang Raya," kata Wakil Direktur BI Proliga Reginald.

Rabu, 02 Mei 2012

Tim Basket UMY Belajar dari Bintang NBA
 
Tim basket UMY bersama legenda NBA Rick Mahorn dan mantan pemain WNBA Edna Campbell.
YOGYAKARTA - Tim Basket Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mendapat pengalaman berharga dari legenda basket NBA Rick Mahorn dan mantan pemain WNBA Edna Campbell. Dalam rangkaian kegiatan basketball "Coaching Clinic and Fit Challenge Game: US Sports Envoy Program", Senin (30/4/2012) di GOR Among Rogo Yogyakarta.
Direktur American Corner UMY Mariska Intan Sari, SS, mengatakan kedua legenda basket tersebut dalam kapasitas sebagai US Sports Envoy atau utusan Pemerintah Amerika Serikat dalam diplomasi bidang olahraga. Dalam tugas tersebut, keduanya akan memberi pelatihan basket di Indonesia dan memberikan pemahaman tentang pentingnya kerjasama tim, menghormati keberagaman dan pendidikan.
Diplomasi di bidang olahraga ini, menurut Mariska, merupakan program Menlu AS Hillary Rodham Clinton yang salah satunya memanfaatkan permainan bola basket untuk menyatukan manusia dalam kebersamaan dan saling pengertian. Lebih lanjut Mariska mengutarakan kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui American Corner dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
"UMY diberi kepercayaan oleh Kedubes AS sebagai penyelenggara acara coaching clinic di Yogyakarta," kata Mariska.
Untuk mendukung acara ini, UMY mengundang siswa SMA/sederajat dan dihadiri 57 peserta. Selain itu, diikuti pula oleh 9 orang dari tim basket berkursi roda Pusat Rehabilitasi YAKKUM sebagai kelanjutan pembinaan Kedubes AS untuk penyandang cacat. Coaching clinic juga menghadirkan pemain Indonesia yang berlaga di NBL serta WNBL.
"Dengan kegiatan ini selain diharapkan meningkatan motivasi Tim Basket UMY dan para siswa yang berpartisipasi untuk lebih menekuni olahraga basket, juga diharapkan akan menumbuhkan hubungan yang lebih harmonis atas dasar kesetaraan antarkedua negara," kata Mariska.

Selasa, 01 Mei 2012

Pemain Pelatnas Disingkirkan Pemain Jepang
SURABAYA,  - Dua dari lima pebulu tangkis Pelatnas langsung tersingkir pada pertandingan pertama kejuaraan bulu tangkis internasional Pegadaian Piala Wali Kota Surabaya 2012.
   
Bermain di GOR Sudirman Surabaya, Senin malam, pebulu tangkis unggulan ketiga tunggal dewasa putri Maziyyah Nadhir secara mengejutkan takluk dari pemain asal Jepang Akiho Yamamoto dalam laga selama tiga "game" 11-21, 21-10, 10-21.
   
Kekalahan Nadhir juga merembet ke wakil Pelatnas lainnya, Yeni Asmarani, yang menempati unggulan ketujuh dan menyerah dua game langsung 16-21, 18-21 dari pebulu tangkis Jepang Chie Umezu.
   
Sedangkan unggulan teratas Ganis Nurrahmadani (Pelatprov DKI Jakarta) harus berjuang selama hampir satu jam untuk menundukkan pemain Jepang lainnya, Rika Yamamoto, dengan skor 8-21, 21-12, 21-12.
   
Ganis terlambat panas sehingga lawannya mampu mendikte permainan di game pertama. Namun, pada dua game berikutnya, Ganis tampil agresif dan tidak memberi kesempatan Rika Yamamoto untuk berkembang dan sering mata sendiri.
   
Kekalahan dua wakil Pelatnas di babak awal ini cukup mengejutkan, apalagi mereka juga berstatus pemain unggulan yang awalnya diprediksi bisa dengan mudah mengatasi lawan-lawannya.
   
"Sudah tentu kegagalan mereka sangat disayangkan, karena secara kualitas dan peringkat lebih unggul dari lawannya," kata Wakil Ketua Pengprov PBSI Jatim Ferry Stewart, menanggapi rontoknya pemain Pelatnas tersebut.
   
Pada kejuaraan berhadiah total Rp150 juta ini, Pelatnas menurunkan lima pebulu tangkis putri, yakni Maziyyah Nadhir, Renna Suwarno, Yeni Asmarani, Elizabeth Purwaningtyas, dan Millicent Wiranto.

Senin, 30 April 2012

Satria Muda Pertahankan Juara NBL Indonesia
MEDIA INFORMASI, YOGYAKARTA - Satria Muda Britama Jakarta akhirnya kembali keluar sebagai juara NBL Indonesia. Mengalahkan Dell Aspac Jakarta 59-42. Dengan kemenangan ini, selain menjuarai NBL Indonesia dua kali berturut-turut, sejak tim ini terbentuk secara keseluruhan Satria Muda telah meraih delapan kali juara liga basket profesional Indonesia.

Ronaldo "Dodo" Sitepu dan kawan-kawan tampil sangat percaya diri di kuarter pembuka. Dua poin dari Galank Gunawan, sebuah tembakan tiga angka yang tidak terduga dari Dodo, dan tembakan dua angka dari Vamiga Michel membawa Satria Muda berlari 7-0. Pelan namun pasti, Xaverius mulai mengejar, dan sebuah slam dunk dari Isman Thoyib hasil assist dari Sigit Harun membawa Aspac mendekat 7-6. Namun Satria Muda kembali berlari dan menutup kuarter pertama dengan skor 11-8.

Buruknya akurasi kedua tim membuat laga kuarter kedua menghasilkan angka yang rendah. Sigit Harun, Xaverius, dan Isman Thoyib memberikan akurasi tidak lebih dari 25 persen. Sebuah hook layup dari Rizky Effendi yang menghasilkan dua poin menutup kuarter kedua dengan skor 28-20, Satria Muda masih unggul.

Aspac yang selalu buntu dengan pola serangan yang selalu mengandalkan tembakan luar tidak mencoba mengubah taktik. Alhasil, pola bertahan zone defense para pemain Satria Muda menerima tekanan yang sangat ringan dan mudah mematahkan usaha Aspac. 11 poin Satria Muda di kuarter ketiga adalah hasil pola serangan yang lebih variatif dibandingkan Aspac. Satria Muda masih unggul di akhir kuarter ketiga 41-31.

Satria Muda yang tampaknya sudah siap menerima kejutan perubahan pola serangan dari Aspac di luar dugaan masih menerima pola serangan yang sama. Tampaknya Aspac benar-benar mencoba mencari peruntungan yang lebih baik dari sebuah usaha gagal yang berulang. Arki Dikania Wisnu kembali menjadi pemain yang paling banyak mencetak angka dengan 19 poin. Sementara pada kubu Aspac, Oki Wira terbanyak dengan 13 poin.

Minggu, 29 April 2012

Surabaya Fever Sapu Bersih Laga Musim Reguler 
YOGYAKARTA - Selalu menang dalam semua laga yang dilalui selama musim reguler, Surabaya Fever kembali membuktikan kehebatannya pada laga final saat melawan Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta. Kemenangan 81-58 Fever atas Tomang Sakti mengukuhkan tim Surabaya ini sebagai tim perempuan terkuat di Indonesia saat ini.

Aroma ketatnya laga final tercium di kuarter pertama. Dua free throw dari Wulan dan sebuah assist darinya kepada Mariana langsung membawa Tomang Sakti unggul 4-0 di awal kuarter. Keunggulan empat angka tersebut menjadi selisih terjauh selama kuarter pertama.

Kedua tim saling berbalas mencetak angka. Sebuah drive cepat dari Marjorice Singgih yang menghasilkan dua angka bagi Fever dibayar lunas oleh tembakan tiga angka dari Wulan Ayu Ningrum yang menutup laga dengan skor 21-19 bagi keunggulan Tomang Sakti.

Sebuah assist Herlina Cahyadi kepada Gabriel Sophia di awal kuarter kedua kembali membawa laga ketat pada kedudukan 24 sama. Laga mulai berjalan cukup keras. Pemain Tomang Sakti, Mariana bermain sangat baik dalam menjaga pergerakan Yunita

Sugianto. Pertahanan Tomang Sakti cukup baik dalam membendung serangan Fever. Sayang, akurasi Wulan Ayu Ningrum dan kawan-kawan menurun. Surabaya Fever berbalik unggul 38-31 di akhir kuarter kedua.

Laga semakin ketat di kuarter empat. Meskipun telah unggul, Fever selalu mendapat balasan dari setiap poin yang tercetak. Dua pemain Fever, Marjorice dan Heny Sutjiono memberikan penampilan yang sangat gemilang di kuarter ketiga. Henny mencetak lima poin dan memberikan kontribusi sangat baik dalam memecah konsentrasi Tomang Sakti dalam bertahan.

Unggul 52-44 di akhir kuarter ketiga, Fever sudah tidak terkejar lagi. Lima pemain Fever mencetak dobel digit poin. Marjorice terbanyak dengan 19 poin, Megananda Putri dan Gabriel Sophia dengan 12 poin, dan Marlina Herawan dan Yunita Sugianto masing-masing dengan 11 poin. Pada kubu Tomang Sakti, Jacklien Ibo terbanyak dengan 18 poin.